Sabtu, 17 Maret 2012

whiskey halal ?

Minuman beralkohol jelas dilarang bagi umat muslim di seluruh dunia. Tapi kini telah muncul minuman bermerk ArKay - Whisky halal non alkohol. Whisky ini katanya tidak memabukan dan benar-benar bebas alkohol. Minuman ini dibuat dalam rangka menyambut pergantian tahun, sebuah perusahaan whisky di Skotlandia menciptakan minuman bebas alkohol pertamanya. ArKay adalah nama dari whisky non alkohol pertama yang memiliki rasa dan warna cairan yang sama dengan whisky beralkohol.


 \
       ArKay - Whisky Halal Non Alkohol


Dikutip dari Daily Mail, diklaim whisky tersebut telah mendapatkan sertifikat halal dan sia[p meraih kesuksesan di negara muslim dan Timur Tengah. Minuman ini dipercaya aman dikonsumsi bagi mereka yang hobi berkumpul dan minum-minum namun tidak akan memabukkan.


Namun pembicara dari Scotch Whisky Association mengatakan mustahil untuk membuat whisky bebas alkohol. Ia juga berpendapat bahwa perusahaan yang membuat whisky bebas alkohol ini berusaha merusak reputasi minuman yang terkenal itu.


Whisky yang sebenarnya , diciptakan dari perpaduan air dan jawawut (barley) yang tumbuh di cuaca dingin dan musim hujan. Rasa penyulingan whisky yang unik akan tercipta dari bagaimana cara barley tersebut dikeringkan dan lama ia disimpan.


ArKay dibuat oleh sebuah perusahaan berbasis di Florida bernama Scottish Spirits, Ltd, namun pabriknya terletak di Panama. Minuman yang siap dipasarkan awal Desember ini terbuat dari air, zat kimia, perasa, dan pewarna.


Di Inggris, ia dijual seharga 10 Pounds (Rp 143 ribu) per botol dan 4 Pounds (Rp 57 ribu) per kaleng. Pembicara dari ArKay mengatakan bahwa minuman ini mengandung 0% alkohol dan didesain agar peminum yang sedang minum obat atau kepercayaan tertentu tetap bisa meminumnya.

snmptn tulis akan di hapus (?)

JAKARTA, KOMPAS.com - Kementrian Pendidikan dan Kebudayaan menyatakan, rencana menghapus ujian tulis Seleksi Nasional Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SNMPTN) akan berlaku tahun 2013 mendatang. Hal itu dilakukan untuk efisiensi waktu dan anggaran, serta sebagai peplecut untuk memperkokoh nilai rapor dan nilai ujian nasional (UN) yang kredibel.


Direktur Jenderal Pendidikan Tinggi Djoko Santoso mengatakan , kedepannya calon mahasiswa tak perlu lagi dua kali melaksanakan ujian. Setelah selesai melaksanakan dan lulus UN, para siswa dapat dipromosikan oleh sekolah untuk ikut SNMPTN melalui jalur undangan.


"Tahun depan tak perlu lagi (ujian tulis). Kenapa harus dua kali ujian, UN dan ujian tulis SNMPTN," kata Djoko, Selasa (13/3/2012), di Gedung Kemdikbud, Jakarta.


Ia mengungkapkan, dihapusnya ujian tulis pada SNMPTN juga dianggap lebih ekonomis dan membantu meringankan beban anggaran pendidikan. Sebab, secara otomatis tak ada lagi kebutuhan anggaran untuk mencetak naskah soal dan jawaban ujian tulis SNMPTN.


Sebagai informasi, tahun lalu anggaran untuk menyelenggarakan SNMPTNmencapai sekitar Rp 30 miliar. Terkait itu, kebutuhan anggaran yang awalnya dialokasikan untuk mencetak naskah soal dan jawaban SNMPTN dapat dialokasikan untuk keperluan lain. Salah satunya, rencana menggratiskan pendaftaran SNMPTN mulai 2013.


Selanjutnya, mantan rektor Institut Teknologi Bandung (ITB) ini juga berharap, kebijakan ini dapat dijadikan motivasi untuk mewujudkan nilai rapor dan nilai UN yang kredibel. Seperti diketahui, jalur undangn ditentukan oleh nilai rapor dan nilai UN yang dikombinasikan.


"Jika sudah berjalan tentu kita harus percaya pada nilai rapor dan UN," ujarnya.


Dengan dihapuskan ujian tulis pada SNMPTN 2013, berarti peluang untuk masuk ke PTN hanya akan melalui dua jalur, yaitu SNMPTN jalur undangan dan jalur ujian mandiri yang dilakukan oleh masing-masing PTN.


Sejumlah pihak mengaku setuju dengan kebijakan ini. Dengan catatan , nilai rapor dan nilai UN yang dijadikan komponen dalam menentukan jalur undangan dapat disajikan dengan valid dan benar.

Sabtu, 28 Januari 2012

damn! it's amaze sound :)



 suara azan di menit 1:22 :) suaranya menyayat-nyayat hati :lol 
(no sara ya) 

damn amazing sound calling for the prayer in a church near the USC uni of southern California . USA when the three religions gathered in one place.
subhanallah. God bless this man.